Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Proses Terjadinya Fotosintesis

Proses Terjadinya Fotosintesis – Seluruh makhluk hidup di bumi butuh asupan makanan dan energi untuk bisa hidup, begitupun dengan hewan dan tumbuhan.

Proses Terjadinya Fotosintesis

Proses Terjadinya Fotosintesis

Hewan mencari makanan yang ada di sekitar habitatnya atau tempat tinggalnya. Sedangkan tumbuhan dapat membuat makananya sendiri dengan melakukan fotosintesis.

Fotosintesis adalah cara pembuatan makanan oleh tumbuhan dengan bantuan sinar matahari. Tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri disebut tumbuhan autotrof.

Tumbuhan yang dapat melakukan fotosintesis hanyalah tumbuhan yang memiliki klorofil. Klorofil adalah zat hijau daun atau zat yang memberi warna hijau pada daun.

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan

Proses fotosintesis dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :

  1. Reaksi Terang (memerlukan cahaya)

Reaksi terang berlangsung di grana. Pada reaksi terang, energi cahaya diubah menajdi ATP dan NADPH dan cahaya diserap oleh dua fotosistem, yaitu fotosistem I dan fotosistem II.

Klorofil a pada fotosistem I menyerap cahaya dengan panjang gelombang puncak 700 Nm dan disebut molekul P700. Sedangkan klorofil a pada fotosistem II menyerap cahaya dengan panjang gelombang puncak 680 Nm dan disebut molekul P680.

Reaksi terang dimulai pada fotosistem II, dimana pada proses ini elektron menjadi tidak stabil karena sebuah elektron dalam molekul P68O menjadi lebih tinggi dari energi. Molekul P68O menjadi bermuatan positif dan kehilangan elektron.

Elektron yang hilang digantikan dengan cara pemisahan air dengan cahaya dalam proses tersebut yang disebut fotolisis. Air digunakan sebagai donor elektron dalam fotosintesis oksigenik dan dibagi menjadi elektron (e), ion hidrogen (H +, proton) dan oksigen (O2).

Ion hidrogen dibawa ke ATP dan digunakan untuk menyediakan energi yang dibutuhkan untuk menggabungkan ADP untuk menghasilkan ATP. Oksigen dilepaskan ke udara sebagai produk sampingan dari fotosintesis. Kemudian, elektron dari fotosistem II diteruskan ke sitokrom b6-f kompleks dan untuk fotosistem I.

  1. Reaksi Gelap (tidak memerlukan cahaya)

Reaksi gelap berlangsung di stroma. Nama lain dari reaksi gelap adalah siklus Calvin-Benson. Energi reaksi dari ATP dan NADPH digunakan untuk mengubah karbondioksida menjadi karbohidrat seperti glukosa.

Satu molekul karbon dioksida bereaksi dengan gula 5-karbon yang disebut ribulosa bifosfat (RuBP). Reaksi ini menghasilkan gula 6 karbon stabil yang segera dipecah untuk membentuk dua gula 3-karbon yang dikenal sebagai 3 phosphoglycerate (3PGA).

Kemudian, 3 gula phosphoglycerate diubah menjadi gliseraldehida 3 fosfat (G3P) menggunakan energi dari ATP dan kekuatan mengurangi dari NADPH. Beberapa G3P digunakan untuk membuat glukosa pada tanaman yang digunakan sebagai sumber energi.

Proses fotosintesis dapat dituliskan menggunakan persamaan, yaitu

6H20 + 6CO2 menghasilkan C6H12O6(glukosa) + 6O2

Updated: Maret 20, 2019 — 8:11 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018