Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Perbedaan serta Peranan DNA dan RNA

Perbedaan serta Peranan DNA dan RNA –¬†Apa itu DNA dan RNA? Beberapa mungkin sudah tidak asing dengan istilah DNA yang sudah dikenal secara luas, namun beberapa masih seringkali tidak mengetahui apa itu RNA. DNA dan RNA merupakan rangkaian asam amino yang menyimpan kode genetik makhluk hidup.

DNA merupakan senyawa kimia yang penyusun gen / substansi genetika makhluk hidup, sementara RNA adalah hasil sintesis DNA yang berupa polimer asam nukleat.

Peranan DNA dan RNA

Peranan DNA berfungsi mensitesis molekul-molekul lain seperti RNA dan membentuk dirinya sendiri. Proses sintesis DNA memerlukan berbagai enzim diantaranya, helikase, polimerase, dan ligase. Helikase berfungsi untuk menghidrolisis rantai ganda DNA menjadi rantai tunggal.

Polimerase berfungsi untuk merangkai rantai tunggal untuk membentuk DNA baru, sementara ligase berfungsi untuk  menggabungkan ulir DNA yang baru terbentuk.

RNA sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam sintesis protein. RNA dibagi menjadi beberapa jenis yaitu, mRNA, tRNA, dan rRNA.

Masing-masing jenis RNA tersebut memiliki peranan masing-masing seperti, mRNA (RNA messenger) berfungsi sebagai pembawa kode genetik DNA menuju ribosom. rRNA (RNA ribosom) berfungsi sebagai pembawa kode genetik yang telah dibawa mRNA serta asam amino ke ribosom.

Terakhir, tRNA (RNA transfer) berfungsi menginterpretasikan asam nukleat dan bahasa protein dengan cara memilih dan membawa asam amino serta mengenali kode genetik pada mRNA.

Baca Juga :

Perbedaan DNA dan RNA

Tentunya DNA dan RNA memiliki banyak perbedaan. Untuk mempermudah hal tersebut, mari kita lihat dari tabel di bawah ini.

Faktor Pembeda DNA RNA
Tempat Terdapat di nukleus, tepatnya di kromosom, mitokondria, plastid dan sentriol. Terdapat pada sitoplasma terutama di ribosom dan nukleus.
Bentuk Double helix dan panjang. Pita tunggal dan pendek.
Fungsi Berfungsi dalam proses penurunan sifat dan sintesis protein. Berfungsi dalam proses sintesis protein.
Kadar Tidak dipengaruhi oleh sintesis protein. Dipengaruhi oleh sintesis protein.
Basa Nitrogen Purin: Adenin (A) dan Guanin (G).

Pirimidin: Timin (T) dan Sitosin (S).

Purin: Adenin (A) dan Guanin (G).

Pirimidin: Urasil (U) dan Sitosin (S).

Molekul Gula Deoksiribosa Ribosa

Updated: Januari 30, 2019 — 6:21 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018