Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Rotasi dan Revolusi Bumi

Pengertian Rotasi dan Revolusi Bumi – Pengertian dari rotasi adalah peputaran bumi yang bertumpu pada porosnya. Periode rotasi bumi adalah sekitar 23 jam 56 meni 4,09 detik atau dibulatkan menjadi 24 jam. Rotasi bumi ini membuat gerak semu harian matahari, pergantian siang dan malam, perbedaan waktu, pembelokan arah angin, dan pembelokan arus laut.

Pengertian Rotasi dan Revolusi Bumi

Pengertian Rotasi dan Revolusi Bumi

Oleh karena bumi berotasi, maka daerah tertentu di bumi tidak terus-menerus menghadap matahai (tidak terkena sinar matahari). Matahari tampak bergerak dari timur ke barat. Bagian bumi yang menghadap matahari akan mengalami siang sedangkan bagian bumi yang membelakangi matahari akan mengalami malam hari.

Bumi dibagi berdasarkan garis-garis khayal yang melintang dan membujur. Pengertian dari garis lintang yaitu garis yang membagi bumi dengan arah melintang dari arah barat dan timur.

Garis lintang yang membagi bumi dengan sama besarnya dikatakan dengan garis khatulistiwa. Garis lintang di sebelah utara garis khatulistiwa dikatakan dengan garis lintang utara. Sebaliknya garis lintang yang berada di sebelah selatan garis khatulistiwa dikatakan sebagai garis lintang selatan.

Garis khayal yang lain disebut dengan garis bujur. Garis ini membujur dari arah utara dan selatan bumi dengan melewati kutub-kutub bumi. Garis bujur ini membagi bumi menjadi 24 daerah waktu. Lebar setiap garis bujur adalah 15 derajat. Garis-garis bujur ini mempunyai pangkal dan ujung yang melewati kota Greenwich (0 derajat) di Inggris. Daerah ini menjadi standar waktu dunia. Indonesia berada di bagian timur garis ini. Oleh karena itu, Indonesia memiliki waktu yang lebih cepat beberapa jam dengan daerah-daerah di sebelah baratnya. Indonesia terdiri mempunyai tiga daerah waktu. Kebalikan dari bujur 0 derajat yaitu bujur 180 derajat merupakan international date line.

Pengertian Revolusi bumi

Pengertian revolusi bumi yaitu perputaran bumi mengelilingi matahari. Waktu dari bumi mengelilingi matahari yaitu 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik. Atau dibulatkan menjadi 365 hari. Bukti bahwa bumi mengelilingi matahari (berevolusi) yaitu terjadinya paralaks bintang dan terjadinya cahaya bintang. Revolusi bumi menyebabkan perubahan lamanya siang dan malam serta pergantian musim.

Pada tanggal 21 juni matahari terletak di atas garis 23 1/2 derajat lintang utara. Pada saat ini, belahan bumi bagian utara terjadi siang yang lebih panjang. Sebaliknya, belahan bumi selatan terjadi siang yang lebih pendek. Daerah lingkungan kutub utara memperoleh sinar matahari selama 24 jam sehari, sedangkan lingkaran kutub selatan tidak mendapat sinar matahari selama 24 sehari. Oleh karena itu, daerah lingkaran kutub utara tetap siang, dan lingkaran kutub selatan tetap malam.

Pada tanggal 22 desember, matahari tepat di atas gari 23 1/2 lintang selatan. Peristiwa ini adalah kebalikan dari peristiwa yang sebelumnya. Belahan bumi selatan terjadi waktu siang lebih panjang, dan belahan bumi utara mengalami siang yang lebih pendek. Daerah lingkaran kutub selatan  disinari matahari selama 24 jam, sedangkan lingkaran kutub utara tidak mendapatkan sinar matahari selama 24 jam. Oleh karena itu lingkaran kutub selatan  siang, dan lingkaran kutub utara tetap malam.

Selain terjadi perbedaan lama waktu siang dan malam, interaksi antara bumi dan matahari menyebabkan munculnya perubahan musim yang terjadi di bumi. Pergantian musim tersebut adalah sebagai berikut ;

1). 21 Maret sampai 21 Juni

Belahan utara musim semi, sedangkan belahan selatan mengalami musim gugur.

2). 21 Juni sampai 23 September

Belahan utara musim panas, sedangkan belahan selatan mengalami musim dingin

3) 23 September sampai 21 Maret

Belahan utara  musim gugur, sedangkan belahan selatan mengalami musim semi

4) 22 Desember sampai 21 Maret

Belahan utara musim dingin, sedangkan belahan selatan mengalami musim panas.

Kala revolusi bumi dipakai sebagai dasar perhitungan tahun matahari atau tahun Syamsiah atau Tahun Masehi. Pada tahun tersebut satu tahun dibagi menjadi 12 bulan. Pembagian bulan dalam tahun masehi adalah sebagai berikut. Tahun yang berjumlah 366 hari dikatakan dengan tahun kabisat.

Januari : 31 hari

Februari : 28 atau 29 hari

Maret : 31 hari

April : 30 hari

Mei : 31 hari

Juni : 30 hari

Juli : 31 hari

Agustus : 31 hari

September : 30 hari

Oktober : 31 hari

November : 30 hari

Desember : 31 hari

Total hari adalah 366 hari atau 365 hari

Updated: Maret 18, 2019 — 4:38 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018