Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Mobilitas Sosial

Pengertian  Mobilitas Sosial – Mobilitas Sosial atau Gerak Sosial berasal dari Bahasa Latin yaitu ‘Mobilis’ yang artinya adalah objek yang mudah untuk dipindahkan atau bergerak banyak dari satu tempat ke tempat – tempat yang lainnya. Sedangkan ‘Sosial’ dimaksudkan adalah gerakan – gerakan yang menyebabkan seseorang melibatkan seseorang lainnya atau sekelompok warga di dalam kelompok sosial.

Pengertian  Mobilitas Sosial

Pengertian  Mobilitas Sosial

Pengertian Mobilitas Sosial adalah proses perpindahan posisi antara individu atau kelompok di dalam lapisan sosial antara yang satu dengan lapisan sosial yang lainnya dimana individu yang bersangkutan akan berpindah karena mengalami kenaikan kelas di dalam sebuah struktur sosial atau dapat juga mengalami penurunan ‘strata’ ke kelas yang lebih rendah di dalam struktur sosial tertentu.

Saluran Mobilitas Sosial

Menurut Pitirim A. Sorokin adalah seorang ahli Sosiologis yang berasal dari Rusia menjelaskan dan mengungkapkan bahwa Mobilitas Sosial bisa dilakukan melalui beberapa saluran antara lain sebagai berikut : berhubungan dengan angkatan bersenjata, lembaga – lembaga keagamaan, lembaga – lembaga pendidikan, organisasi politik, ekonomi dan yang berkaitan dengan profesi dan organisasi olahraga.

Bentuk _ Bentuk Dan Contoh Mobilitas Sosial

Erat hubungannya dengan Ilmu Sosiologi, terdapat 3 jenis Mobilitas Sosial yang hingga saat ini sudah diakui antara lain :

1. Bentuk Dan Contoh Mobilitas Vertikal Ke Atas

Yang dimaksud dengan Mobilitas Vertikal Ke Atas adalah rangkaian proses kenaikan pangkat atau jabatan terhadap seorang guru untuk menjadi seorang Kepala Sekolah. Adapun kenaikan pangkat guru ini disebabkan karena beliau – beliau yang bersangkutan merupakan guru – guru teladan atau kelompok guru yang berprestasi.

2. Bentuk Dan Contoh Mobilitas Vertikal Ke Bawah

Yang dimaksud dengan Mobilitas Vertikal Ke Bawah adalah adanya penurunan atau kondisi pemecatan terhadap seseorang (Menteri) dari jabatannya saat ini. Pemecatan jabatan terhadap Menteri yang dimaksud dapat disebabkan karena beliau sudah tidak bekerja dengan berdasarkan atas aturan / peraturan standar yang berlaku atau dapat juga terjadi karena beliau telah terbukti melanggar aturan – aturan dari Presiden.

3. Bentuk Dan Contoh Mobilitas Horizontal

Yang dimaksud dengan Mobilitas Horizontal adalah rangkaian proses perpindahan terhadap seorang pedagang (contohnya adalah pedagang tahu) dari Kota Sumedang menuju ke Kota Bogor. Dimana status sosial pedagang yang bersangkutan tidak akan berubah – ubah meskipun sudah berpindah lokasi dagang karena mereka tetap berjualan tahu.

Faktor – Faktor Pendorong Dan Penghambat Mobilitas Sosial

Faktor pendorong Mobilitas Sosial adalah faktor – faktor yang memicu penyebab terjadinya perpindahan posisi individu di dalam lapisan sosial yang satu ke dalam lapisan sosial yang lebih berguna.

Sedangkan faktor penghambat Mobilitas Sosial adalah faktor – faktor yang memicu penyebab tidak terjadinya perpindahan posisi individu dari suatu lapisan sosial yang satu ke dalam lapisan sosial yang lainnya.

Adapun faktor – faktor pendorong Mobilitas Sosial adalah :

Status sosial, keadaan ekonomi, stabilitas politik dan keamanan, motif – motif agama, kondisi kependudukan / ‘Demografi’, keinginan melihat daerah – daerah lainnya, adanya perubahan kondisi sosial, ‘ekspansi teritorial’, kebebasan dalam berkomunikasi, kemudahan dalam mencari pekerjaan, kemudahan akses pendidikan, faktor ekonomi / kemiskinan, diskriminasi kelas sosial, perbedaan ras dan agama, dan perbedaan – perbedaan jenis kelamin.

Mengetahui Tentang Dampak Mobilitas Sosial

Dengan terbukanya peluang untuk melakukan Mobilitas Sosial maka akan memicu seseorang untuk bisa meningkatkan kualitas terhadap diri sendiri agar mampu memperoleh status sosial menjadi lebih baik. Meskipun di masa depan akan berpengaruh yaitu kemungkinan besar akan ada beberapa keuntungan dan kerugian yang akan tercipta.

Adapun dampak positif terhadap Mobilitas Sosial adalah sebagai berikut :

Bisa memicu prestasi, dapat mempercepat terjadinya perubahan sosial, dan mampu meningkatkan integrasi sosial.

Sedangkan dampak negatif terhadap Mobilitas Sosial adalah sebagai berikut :

Rentan memicu terjadinya konflik, berkurangnya rasa solidaritas antar kelompok, dan bisa menimbulkan gangguan – gangguan psikologis.

Demikianlah artikel tentang pengertian Mobilitas Sosial ini kami persiapkan, semoga saja dapat menambah wawasan dan berbagi ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi para pembaca.

Updated: Februari 18, 2019 — 2:28 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018