Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Jenis, Dan Contoh Ekologi

Pengertian, Jenis, Dan Contoh Ekologi – Pengertian Ekologi adalah salah satu studi yang mengkhusus mempelajari tentang hubungan antara sekelompok ‘organisme’ dengan lingkungannya dan hal – hal lain terkait di dalamnya.

Jenis – Jenis Ekologi

Di bawah ini akan kami berikan beberapa jenis Ekologi sebagai berikut :

1. Ekologi Hutan

Yang dimaksud dengan ‘Ekologi Hutan’ adalah sebuah studi yang mengkhusus mempelajari tentang ‘interaksi’ yang terjadi antara mahkluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya di dalam atau di luar sebuah hutan.

Interaksi tersebut di atas berlangsung sangat kuat dan bersifat kompleks sehingga mampu membuktikan bahwa ekologi yang dimaksud adalah terhubung dengan Biologi Lingkungan / ‘Eviromentalbiology’.

Seperti diketahui bahwa sekelompok tumbuh – tumbuhan yang mudah dijumpai di hutan memiliki kondisi lingkungan mereka yang berbeda – beda dengan kondisi di luar hutan. Namun terdapat hubungan yang sangat dekat sehingga hutan dapat dipandang sebagai sebuah sistem ekologi dan ekosistem. Ekosistem dalam hal ini adalah sebuah sistem yang terjadi di dalam alam dimana mahkluk hidup / organisme berkumpul dengan lingkungan di sekitarnya terdiri atas zat – zat tak hidup namun saling mempengaruhi untuk mempertahankan sebuah kehidupan.

2. Ekologi Laut

Yang dimaksud dengan ‘Ekologi Laut’ adalah sebuah studi yang mengkhusus mempelajari tentang ruang lingkup ‘ekosistem’ air laut. Di dalam ekosistem air laut akan dibeda – bedakan lagi atas daerah lautan, pantai, terumbu karang, dan estuari.

Pada habitat air laut, daerahnya ditandai dengan adanya kondisi salinitas air yang cukup tinggi hingga ‘ion’ C1 mampu mencapai tingkat sekitar 55 persen pada daerah laut tropik, dimana karena memiliki suhu tinggi inilah maka terjadi proses penguapan. Suhu laut pada daerah tropik kisaran 25 derajat C dimana terdapat kondisi mencolok yaitu perbedaan antara suhu bagian atas dengan suhu bawah yang sangat jelas.

Selanjutnya akan muncul daerah yang dikenal dengan nama daerah ‘termocline’ yaitu daerah dengan pembatas antara lapisan air yang panas pada bagian atas dengan kondisi air dingin dibagian bawah.

Jika kondisi daerah sedang dingin maka suhu air laut akan merata sehingga terjadilah pencampuran air yang menyebabkan daerah permukaan laut tetap dalam kondisi subur dimana ada banyak sekali ‘plankton’ serta ikan hidup berdampingan di dalamnya.

Area pantai dengan gerakan – gerakan airnya terjadi agak ke tengah yang menyebabkan air bagian atas akan mengalami penurunan ke bawah dan begitu pula sebaliknya. Dari proses ini selanjutnya memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung dengan sempurna.

3. Ekologi Estuari

Yang dimaksud dengan ‘Ekologi Estuari / muara‘ adalah sebuah tempat dimana berkumpulnya sungai dengan laut. Estuari pada umumnya memiliki daerah pembatas berupa lempengan – lempengan lumpur ‘intertidal’ yang berukuran cukup luas atau dikenal dengan istilah ‘rawa garam’.

Akan terjadi sebuah proses ‘salinitas’ dimana kondisi air akan mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh siklus harian disertai pasang surut air. Estuari diperkaya oleh sumber nutrien yang berasal dari sungai.

Contoh Dari Ekologi

Air yang tergenang dengan kondisi tenang seperti danau, kolam renang / kolam ikan, rawa dan daerah Mangrove.

Demikianlah kami mengulas dengan singkat tentang pengertian, jenis – jenis dan contoh dari Ekologi, semoga bermanfaat !

Updated: Desember 11, 2018 — 4:19 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018