Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Langkah-Langkah Metode Ilmiah

Pengertian dan Langkah-Langkah Metode IlmiahPengertian Metode ilmiah, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, merujuk pada pendekatan atau cara yang dipakai dalam penelitian suatu ilmu. Metode ilmiah harus bersifat kritis, objektif, konseptual, empiris dan rasional.

Berikut ini merupakan langkah demi langkah metode ilmiah:

  1. Perumusan Masalah

Penelitian dimulai dengan merumuskan masalah. Dalam kajian metode ilmiah, masalah merujuk pada sesuatu yang harus diteliti untuk mendapatkan jawaban atas suatu pertanyaan. Masalah biasanya dirumuskan dalam bentuk pertanyaan ilmiah yang bersifat terbuka agar memungkinkan adanya jawaban yang beragam. Rumusan pertanyaan ini akan dicari jawabannya melalui eksperimen.

  1. Pembuatan Hipotesis

Setelah berhasil merumuskan, peneliti bisa mengajukan jawaban sementara atas pertanyaan, yang disebut hipotesis. Jawaban ini adalah asumsi peneliti terhadap masalah yang akan ditelitinya. Hipotesis haruslah logis dan diajukan berdasarkan fakta.

  1. Penetapan Variabel Penelitian

Variabel percobaan adalah faktor yang dapat memengaruhi hasil penelitian. Terdapat tiga jenis variabel, yaitu variabel bebas (variabel yang diubah-ubah untuk dilihat pengaruhnya terhadap hasil percobaan), variabel terikat/bergantung (variabel yang diukur atau diamati sebagai hasil percobaan), dan variabel tetap (variabel yang tidak diubah).

  1. Penetapan Prosedur Kerja atau Penelitian

Prosedur kerja adalah langkah-langkah kerja yang terperinci dan runut. Urutan langkah kerja harus dibuat ringkas, namun dapat menggambarkan secara tepat pekerjaan yang harus dilakukan. Untuk mempermudah, langkah kerja sebaiknya dibuat dalam bentuk diagram alir.

  1. Pengumpulan Data

Data adalah informasi atau bahan dalam penelitian. Data dapat berupa angka dan deskripsi. Setiap gejala yang terjadi dalam percobaan harus segera dicatat. Dengan begitu, peneliti dapat memperoleh data yang lebih akurat. Selanjutnya, peneliti akan mengorganisasi data yang diperoleh untuk mempermudah analisis dan mengumpulkan hasil percobaan

  1. Pengolahan dan Analisis Data

Tabel dan grafik merupakan alat yang sangat berguna dalam penyusunan dan analisis data. Tabel dan grafik akan menampilkan bagaimana variabel terikat berubah sebagai respon terhadap perubahan variabel bebas. Untuk mempermudah, analisis data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program komputer.

  1. Pembuatan Kesimpulan

Hasil analisis data akan menghasilkan suatu pola atau kecenderungan. Pola ini dapat digunakan sebagai landasan untuk menarik sebuah kesimpulan. Kesimpulan adalah rangkuman dari apa yang sudah dilakukan dalam kegiatan penelitian. Dalam menyusun suatu kesimpulan, peneliti harus memutuskan apakah data yang sudah dikumpulkan mendukung hipotesis atau tidak. Agar hasil penelitian lebih meyakinkan, peneliti harus mengulang suatu penelitian beberapa kali sebelum akhirnya menarik suatu kesimpulan.

Updated: April 10, 2019 — 3:38 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018