Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Dan Fungsi Perangkat HUB

Pengertian Dan Fungsi Perangkat HUB – Seperti yang pernah kami jelaskan sebelumnya, bahwa Jaringan Komputer erat hubungannya dengan Sistem Komputer yang merupakan sekumpulan komponen – komponen antara satu dengan lainnya saling berhubungan sehingga memungkinkan komponen – komponen di dalamnya saling berinteraksi antara satu dengan lainnya guna melakukan tugas yang sebelumnya sudah diinstruksikan oleh para pemakai atau ‘Brainware’.

Pengertian Dan Fungsi Perangkat HUB

Pengertian Dan Fungsi Perangkat HUB

Sistem Komputer juga menyediakan fungsi untuk melakukan pertukaran data antara Komputer yang satu dengan Komputer lainnya dimana cara yang dilakukan adalah dengan memindahkan data – data antar Komputer melalui berbagai cara mulai dari yang paling sederhana hingga cara – cara yang efisien.

Untuk membantu kelancaran tugas yang dilaksanakan tersebut di atas, maka anda harus menyediakan sebuah perangkat khusus untuk dapat menerima data – data dari Komputer utama untuk diteruskan ke Komputer cadangan. Perangkat yang dimaksud bernama ‘HUB’ atau biasa dikenal dengan istilah ‘Network HUB’. Nah melalui artikel ini kami akan membahas tentang pengertian dan fungsi perangkat HUB untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta diharapkan bermanfaat bagi para pembaca.

Pengertian Dari HUB

Pengertian Perangkat HUB adalah sebuah perangkat yang memiliki fungsi untuk melakukan hubungan ke Komputer yang satu dengan Komputer lainnya di dalam suatu Sistem Komputer.

Komputer yang terhubung dengan HUB akan mampu saling bertukar informasi antara satu dengan yang lainnya. HUB memiliki banyak kelebihan yaitu bisa menjadi media penghubung tidak hanya terbatas terhadap Komputer saja melainkan juga terhadap segala perangkat yang terkait dengan Komputer dapat membuat hubungan khusus yang dikehendaki.

Di dalam rangkaian HUB mempunyai banyak ‘Port Ethernet’ dimana masing – masing perangkat yang terhubung melalui bagian ini akan membuat sebuah hubungan kepada Jaringan Komputer yang dinamakan LAN. Jika perangkat sudah lengkap maka Komputer sudah dapat melakukan komunikasi antar perangkat guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pada masing – masing perangkat yang dimaksud.

HUB menyimpan sistem kerja yang menyerupai ‘Switch’ dimana data yang dikumpulkan akan ditransfer ke Port Ethernet yang memang menjadi tujuan dipasangnya perangkat ini. Di dalam HUB data – data yang telah diterima akan dikirimkan ke seluruh perangkat untuk selanjutnya terkoneksi ke dalam Port Ethernet yang tersedia sehingga dalam kasus tersebut di atas, HUB tidak melakukan penyaringan dan pengalihan data menuju ke Jaringan Komputer lainnya.

Maka dari itu, apabila ditemukan sebuah HUB yang memiliki 8 port dan 5 port yang masih aktif maka data – data yang masuk akan diteruskan ke 5 port yang aktif saja.

Kondisi ini dapat menjamin bahwa informasi sudah terkirim dengan sempurna. Tetapi dari sisi efisiensi tentu kurang bermanfaat karena akan menghabiskan ‘Bandwidth’ dari Jaringan Komputer. Maka disarankan untuk memakai Switch saja daripada mengaplikasikan HUB.

Fungsi Dari HUB

HUB mempunyai fungsi yaitu memungkinkan perangkat terhubung guna saling bertukar informasi. Dengan demikian Komputer yang terhubung dengan HUB akan dapat saling bertukar data dimana HUB biasa diaplikasikan pada Sistem Komputer dengan jaringan LAN yang berukuran lebih kecil serta mempunyai kompleksitas jaringan tidak terlalu tinggi.

Secara garis besar HUB dibedakan menjadi 3 jenis yaitu Passive HUB, Active HUB, dan Intelligent HUB.

Masing – masing HUB memiliki kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data – data yang sudah terkumpul dari dan ke Komputer yang satu dengan lainnya sudah terhubung ke HUB yang dimaksud.

HUB merupakan salah satu perangkat keras yang memiliki peranan sangat penting di dalam Jaringan Komputer, dimana HUB sangat besar dalam mempengaruhi proses koneksi antar Komputer berjalan lancar sehingga apabila HUB terjadi kerusakan pada salah satu jaringannya maka seluruh Jaringan Komputer akan terputus dan terganggu.

HUB memiliki fungsi sebagai perangkat keras untuk menerima sinyal dari sebuah Komputer dan menjadi titik pusat untuk menghubungkan ke seluruh Komputer dalam lingkungan Jaringan Komputer yang searah. HUB berperan pasif sebagai media untuk penguat sinyal – sinyal kabel UTP, konsentrator dan penyambung. Nah berdasarkan atas fungsi tersebut di atas maka HUB dapat dibedakan menjadi 2 macam antara lain : HUB pasif (yang berfungsi sebagai pemisah atau pembagi Jaringan Komputer tetapi tidak menyertakan penguatan sinyal sehingga HUB tidak membutuhkan tambahan tenaga listrik).

Yang kedua adalah HUB aktif (berfungsi sebagai media penghubung jalur dimana secara fisik adalah sebagai penguat sinyal dalam Jaringan Komputer. HUB aktif memerlukan tenaga listrik tambahan guna mampu bekerja).

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang pengertian dan fungsi perangkat HUB, semoga bermanfaat !

Updated: Februari 27, 2019 — 3:43 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018