Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Definisi Komunis Menurut Para Ahli

Pengertian dan Definisi Komunis Menurut Para Ahli – Komunis, istilah ini mengingatkan kita akan kejadian G30 S PKI. Kejadian tersebut menyisakan kepedihan yang amat dalam.  Apa sih sebenarnya komunis itu dan mengapa image tentang komunis sangat buruk ?

komunis itu sendiri secara umum merupakan orang yang menganut paham komunisme. Kata komunisme muncul di Prancis sekitar tahun 1830 paham yang menuntut penghapus total hak milik pribadi dan kesamaan konsumsi serta mengharapkan keadaan lebih baik bukan dari kebaikan pemerintah tetapi dari perjuangan kaum miskin/ terhisap. Istilah komunis awalnya mengandung dua pengertian.

Pertama, hubungan mengenai komune, satuan dasar bagi wilayah Negara yang berpemerintahan sendiri, dengan Negara sebagai federasi komune-komune tersebut. Kedua, lebih erat hubungannya dengan serikat rahasia dan serikat terbuang seperti perkumpulan Liga Komunis (1847) di kalangan orang Jerman yang terbuang di Negara lain (Paris). Berikut pengertian Komunis menurut ahli .

Karl Mark

Menurut Karl Max Fase Komunisme adalah dimana manusia bisa hidup damai, bersama-sama tanpa rebutan, tanpa dominasi, tanpa melukai, dan sebagainya.

Saat petani membutuhkan semen untuk membangun rumahnya, dia hanya butuh mengambil dari pemilik semen untuk membangun rumah dan saat pemilik semen lapar, dia tinggal mengambil beras petani. Begitulah masyarakat kembali hidup tanpa kenal kepemilikan.

Namun hal semacam ini tidak bisa terjadi dan tidak mungkin terjadi. Itu hanyalah mimpi Marx yang telah terbius dengan agama ciptaannya sendiri. Konsep Marx ini disebut konsep dunia utopis, dunia utopis itulah komunisme.

Friedrich Engels

Mengartikan bahwa komunisme sebagai gerakan pembebasan proletariat dengan tujuan terciptanya masyarakat komunis, di mana kehidupan social-ekonomi berdasarkan prinsip kepemilikan bersama, sehingga menghilangkan kelas social dan pada akhirnya Negara.

Vladimir Lenin

Komunisme sebagai sebuah gerakan revolusi dan kepemimpinan Negara di bawah kendali partai komunis. Partai yang terdiri dari para revolusioner professional, orang-orang pilihan dari kelas proletariat, berpengalaman, terlatih, dan terorganisir secara ketat melalui disiplin tinggi serta struktur hierarkis yang dikendalikan oleh pusat.

Stalin dan Mao

Memberikan makna baru dari komunisme lebih dari sekedar Marxisme-Leninnisme. Tidak sepakat dengan model kepemimpinan kolektif dalam partai dan Negara sebagaimana yang dirumuskan Lenin, keduanya justru memilih menciptakan kultus individu, di mana pemimpin partai merupakan satu-satunya orang yang berhak menentukan arah kebijakan.

Stalin lebih menekankan pada nasionalisme komunis dan praktik xenophobia yang berfungsi sebagai pengawas ketat terhadap masyarakat sekaligus mempertahankan Negara dari ancaman luar.

Adapun Mao yang juga seorang filsuf cenderung memadukan gagasan Marxisme-Leninisme dengan situasi objektif di Cina, pengetahuan intelektualnya, dan pengalaman-pengalaman perjuangan revolusinya. Komunis Mao melalui teori keabsolutan konflik dan perubahan miliknya kemudian cenderung bersifat fleksible dan pragmatis

Updated: April 4, 2019 — 2:49 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018