Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Angin Darat Dan Angin Laut

Pengertian Angin Darat Dan Angin Laut – Angin adalah udara yang berhembus dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah atau dari daerah bersuhu rendah menuju daerah bersuhu tinggi.

Perbedaan tekanan dan suhu suatu daerah dipengaruhi oleh intensitas panas matahari yang diterima daerah tersebut.

Udara akan lebih mudah memuai di daerah yang memperoleh intensitas matahari lebih banyak, sehingga tekanan udara di daerah tersebut akan berkurang. Perbedaan tekanan udara kemudian memicu pergerakan udara dan terbentuklah angin.

Ada beberapa jenis angin berdasar klasifikasinya. Salah satunya adalah angin darat dan angin laut. Jenis angin ini dapat di rasakan terutama di daerah pesisir pantai.

Hal ini terjadi karena perbedaan sifat permukaan bumi, dimana wilayah daratan lebih cepat dalam menyerap dan melepaskan panas dibandingkan dengan wilayah lautan.

Sehingga suhu di daratan pada siang hari akan lebih cepat panas sedangkan pada malam hari lebih cepat dingin di bandingkan lautan. Dengan memperhatikan angin darat dan angin laut, para nelayan dapat melaut lebih mudah.

Angin laut terjadi pada siang hari. Pada waktu itu, daratan akan lebih cepat panas dibanding dengan lautan sehingga suhu di daratan akan lebih tinggi.

Dalam kondisi seperti itu, udara di wilayah daratan akan memuai dan menyebabkan tekanan udara berkurang.

Demikian, udara akan mulai bergerak dari lautan menuju daratan, menggantikan udara yang memuai akibat suhu yang lebih tinggi. Maka terjadilah angin laut. Para nelayan umumnya menggunakan angin laut untuk kembali ke daratan.

Pengertian Angin darat adalah kebalikan dari angin laut. Angin jenis ini terjadi pada malam hari. Dimana lautan yang lebih lambat dalam melepas panas yang diterima seharian, memiliki suhu lebih tinggi dibandingkan daratan.

Energi panas yang dilepaskan oleh lautan memicu pemuaian udara di atasnya.

Baca Juga :

Seperti pada siang hari, pemuaian udara akan menyebabkan tekanan udara berkurang sehingga udara dari daratan yang bersuhu lebih rendah akan bergerak menuju lautan, menggantikan udara yang memuai tadi. Terjadilah angin darat. Para nelayan umumnya menggunakan angin jenis ini untuk pergi melaut.

Updated: Januari 28, 2019 — 8:44 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018