Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Klasifikasi Dan Morfologi Kacang Tanah

Klasifikasi Dan Morfologi Kacang Tanah – Kacang Tanah mempunyai nama latin yaitu ‘Arachis Hypogeae L.’ adalah jenis tanaman kacang – kacangan yang termasuk ke dalam jenis tanaman polong – polongan / ‘Fabeceae’.

Klasifikasi Dan Morfologi Kacang Tanah

Klasifikasi Dan Morfologi Kacang Tanah

Menurut catatan sejarah, Kacang Tanah ditanam pertama kali oleh Suku Indian, dimana saat ini Kacang Tanah berhasil dibudidayakan dalam skala besar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Di samping itu Kacang Tanah juga menjadi hasil utama terbesar di dunia yaitu di Brazil yang dapat diolah menjadi beragam makanan bahkan minuman olahan berbahan dasar dari Kacang Tanah  sama seperti di Indonesia seperti bahan mencampur sambal, selai, dan lain sebagainya.

Kacang Tanah banyak digemari oleh orang dari segala usia karena mempunyai aroma dan rasa yang khas yaitu gurih serta mempunyai banyak jenis namun jenis yang terbanyak dijumpai di pasaran saat ini adalah Kacang Tanah yang memiliki nama ilmiah yaitu Arachis Hypogeae L. tersebut di atas.

Tanaman sayuran ini berasal dari Benua Amerika khususnya dari daerah Brazilia di Amerika Selatan untuk selanjutnya Kacang Tanah dibawa dan disebarkan ke seluruh Benua Eropa, selanjutnya menyebar hingga Benua Asia dan tiba di Indonesia.

Klasifikasi Tanaman Kacang Tanah

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Subdivisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Ordo Rosales
Famili Papilionaceae
Genus Arachis Hypogaea L.
Spesies Arachis Hypogaea L.

Morfologi Tanaman Kacang Tanah

1. Bagian Daun

Kacang Tanah memiliki daun bersifat majemuk bersirip genap, terdiri atas empat anak daun dengan masing – masing tangkai daun berukuran agak panjang. Masing – masing helaian anak daun memiliki fungsi untuk memperoleh lalu mengumpulkan cahaya Matahari dengan sebanyak – banyaknya.

2. Bagian Batang

Batang Tanaman Kacang Tanah tidak memiliki kayu keras, berbulu halus, ada yang tumbuh menjalar dan sebagian lagi ada yang tegak. Tinggi batang rata – rata kisaran 50 Cm namun ada juga jenis Tanaman Kacang Tanah yang mampu mencapai ketinggian sekitar 80 Cm. Kacang Tanah berakar tunggang yang tumbuh lurus dan menancap cukup dalam ke dalam tanah hingga mencapai kedalaman sekitar 40 Cm. Dari akar tunggang ini tumbuh akar – akar cabang yang diikuti oleh akar serabut. Akar Kacang Tanah berfungsi sebagai media penopang berdirinya tanaman ini agar kuat serta sebagai alat untuk menyerap air dan zat – zat Hara lainnya disertai Mineral dari dalam tanah.

3. Bagian Bunga

Bunga dari Kacang Tanah tersusun dalam bentuk bulir – bulir yang muncul melalui ketiak daun, termasuk ke dalam bunga sempurna yaitu mempunyai alat kelamin jantan dan betina yang tumbuh dalam satu bunga. Masing – masing mahkota bunga dari Kacang Tanah memiliki warna kuning yang terdiri dari 5 helai dengan bentuk yang berlainan antara satu dengan yang lainnya.

4. Bagian Polong

Tanaman Kacang Tanah berbuah polong dengan bentuk yang sempurna apabila usai terjadi pembuahan, dimana bakal buah tumbuh dengan ukuran memanjang yang disebut ‘ginofor’. Ginofor yang tumbuh memanjang selanjutnya akan mengarah ke bawah lalu menancap tajam ke dalam tanah. Jika polong sudah terbentuk maka proses pertumbuhan ginofor yang memanjang akan secara otomatis berhenti. Ginofor tumbuh pada bagian atas dan tidak termasuk ke dalam tanah sehingga tidak akan membentuk polong.

5. Bagian Biji

Biji Kacang Tanah terlindung di dalam polong. Kulit luar / ‘testa’ memiliki masing – masing tekstur yang keras, berfungsi untuk melindungi biji – biji yang berada di dalamnya. Biji – biji ini memiliki bentuk bulat agak lonjong atau bulat dengan bagian ujung agak datar karena saling berhimpitan dengan butir – butir biji lainnya selagi di dalam polong. Mempunyai warna biji bermacam – macam yaitu putih, merah kesumba dan ungu tergantung dari varietas masing – masing.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi Kacang Tanah, semoga bermanfaat !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018