Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kacang Hijau

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kacang Hijau – Tanaman kacang hijau saya ini ditanam pada lahan bekas tanaman padi, tak butuh diperbuat pengolahan tanah/lahan, yang tak jarang disebut dengan istilah Tanpa Olah Tanah (TOT).

Budidaya di bekas area penanaman padi, tunggul padi pun tanpa dipotong dan dibersihkan alias dibiarkan pada berdiri. Lahan tidak dibajak, tetapi langsung ditanam kacang hijau aja….

Nah, berikut ini adalah cara pengendaliannya hama dan penyakit kacang hijau

  • Lalat kacang 

Ciri-ciri dari lalat kacang yaitu memiliki tubuh kecil, ukuran badannya kira – kira 1, 5 mm, warnanya hitam mengkilap, kalau siang hari bersembunyi didalam rumput, memiliki kepongpong atau pupa berwarna coklat.

Efek pada tanaman  

Meninggalkan bercak-bercak pada daun pertama, polong yangg terserang akan gugur, daun pun mulai layu serta kekuning-kuningan, tanaman akan mati waktu berusia 3-4 minggu.

Pengendaliannya  

Lakukan penanaman secara serempak, Penanaman gilir, benih input atau masukan kedalam lubang dengan insektisida butiran seperti furadan 3G, selanjutnya penyemprotan dengan insektisida seperti Thiodin 35 EC dari mulai usia tanam tiga hari.

  • Penggerek Polong

Ciri-cirinya, larva berwarna merah kebiruan pada saat kecil, serta sesudah besar berwarna hijau, serta wujud larva gemuk licin.

Efek pada tanaman

Bikin lubang pada polong, mengonsumsi biji, tanda-tanda bercak hitam, ada lubang bulat pada polong, serta biji pada polong habis dimakan.

Pengendaliannya

Lakukan penanaman serempak, tanam gilir, penyusunan saat yg pas, menghentikan penanaman sepanjang 2 tahun ketika hama banyak, serta penyemprotan dengan pestisida, seperti azodrin 15 WSC atau Sihalotrin.

  • Ulat penggulung daun 

Ciri-cirinya, ulat berwarna hijau terang, serta kupu-kupu kecil berwarna coklat muda.

Efek pada tanaman

Daun menggulung ke dalam/keriting karenasel-sel sisi atasnya mengerut serta turunkan hasil, lantaran sistem fotosintesis terganggu.Pengendaliannya
Dengan membuang daun yang sudah menggulung, mematikan ulatnya, serta menyemprot pada waktu berusia 3 minggu denga Fungisida Benlate 50 WP sejumlah 1 gram/liter air, serta tiap-tiap 10 hari pada usia 30-50 disemprot dengan ½ gram per liter air.

Nah berikut ini merupakan jenis penyakit yang biasa menyerang tanaman kacang hijau

  1. Bercak daun
    Pengendaliannya yaitu dengan memotong daun serta kerjakan penyemprotan dengan Benlate 50 WP sejumlah 0, 5 gram/liter pada umur 30 serta 40 hari.
  2. Karat daun
    Pengendaliannya dengan cara menaman varietas tahan penyakit, serta kerjakan penyemprotan dengan fungisida tiap-tiap 10 hari mulai 25 hari hingga 45 hari dengan Bayleton 2 gram/2 cc/liter air.
  3. Kudis. Pengendaliannya dengan cara menanam varietas tahan penyakit, tanaman dicabut serta dibakar, serta penyemprotan pestisida dengan cara teratur dengan Bavistin, Topsin M 70 WP pada usia 20 hari, 30 hari, serta 50 hari.
Updated: Maret 13, 2019 — 3:41 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018