Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe – Kamu tahu kan apa itu jahe ? iya, tanaman yang banyak sekali khasiatnya untuk tubuh kita, nama ilmiah dari tanaman ini adalah Zingiber Officinale, yang merupakan tanaman rimpang dan sangat popular loh ! tau gak popular seperti apa ?

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe

bukan yang sering maen FTV yaa hahaha tapi tanaman ini sangat dikenal sebagai rempah – rempah dan bahan untuk obat, dimana rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung diruas – ruas tengahnya. Kamu udah pernah nyoba makan jaeh belom ?

nih ya saya kasi tau, kalo jahe itu rasa dominannya adalah pedas yang disebabkan oleh senyawa keton bernama zingeron. Tanaman ini gak gampang tumbuh karena cukup banyak penyakit dan hama yang akan mengganggu proses pertumbuhannya.

Jahe kan memiliki khasit yang sangat baik, apabila pada saat tumbuh dia tidak dirawat dengan baik dan akhirnya terkena hama maupun penyakit, maka akan berimbas pada kualitas dari khasiat tersebut, gak mau dong kalo kita udah cape – cape nanam tanaman jahe ini dan mengeluarkan keringat serta uang yang tidak sedikit tapi tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka dari itu artikel ini dibuat untuk kamu supaya kamu tau apa aja hama dan penyakit tanaman jahe kamu dan bagaimana kamu mengendalikannya.

  • Kepik – merupakan jenis hama yang dapat menyerang tanaman jahe pada bagian daunnya,apabila diserang oleh hama ini maka daun dari tanaman jahe kamu akan berlubang – lubang.
    • Maka dari itu cara untuk mengendalikannya adalah dnegan menggunakan penyemprotan insektisida organic yang berupa air tuba, dan apabila sekiranya cairan tersebut sudah tidak efektif, maka kamu bisa menggunakan pestisida kimia seperti betasiflutrin dan profenofos tapi kalo make pestisida kimia kamu harus hati – hati ya, soalnya bisa mengurangi kesehatan dan kualitas jahe kamu nantinya
  • Ulat Penggerek Akar – akar adalah bagian yang penting dari tanaman, dan hama ini menyerang bagian tersebut, apabila sudah diserang maka gejalanya adalah pada akar jahe akan semakin mongering, bila kamu biarkan terus menerus maka tanaman jahe kamu tidak akan memperoleh nutrisi secara normal melalui akar tersebut.
    • Kamu dapat menggunakan insektisida nematisida dengan karbofuran berdosis 1 gram per tanaman.
  • Kumbang – daging rimpang jahe merupakan bagian yang gak kalah penting nih, hama ini nyerang bagian tersebut dan kalo sudah diserang maka kondisi rimpang menjadi tidak normal karena sudah terisi dengan telur kumbang.
    • Kamu bisa mengendalikan hama ini dengan menggunakan insektisida air tuba atau dengan pestisida profenofos
  • Lalat – rimpang jahe akan membusuk apabila terus menerus diserang oleh hama ini, namun sebenarnya bukan lalatnya yang menyerang, namun bakteri pada rimpang tersebutlah yang melakukannya, namun lalat memiliki peran sebagai indicator agar rimpang pada jahe terkontaminasi oleh bakteri.
    • Kamu dapat mengendalikannya dengan cara menggunakan insektisidaorganik seperti air tuba dan juga pestisida kimia seperti nematisida dengan karbofuran
  • Nematoda – hama ini menyerang tanaman jahe pada bagian akar dan rimpangnya, kalo kamu lihat bintil – bintil kecil pada akar atau warna rimpang jahe yang berubah coklat pada permukaannya maka tanaman jahe kamu kemungkinan besar terkena hama ini
    • Kamu dapat mengendalikannya dengan menggunakan insektisida nematisida dengan karbofuran dosis 1 gram per tanaman
  • Kutu Daun – Tau gak hama yang nyerang daunnya ? nih hamanya, mereka menyerap sari pati daun sehingga daunnya mulai menggulung, menguning, layu dan kemudian mati
    • Nah tapi tenang masih ad acara pengendalian yang efektif dong dari artikel ini, yaitu pengendaliannya sama dengan hama kepik hehehe

Nah tadi diatas itu adalah hama – hama yang kemungkinan akan menyerang tanaman jahe yang kamu tanam, dan ada lagi ancaman lain yang akan muncul untuk menyerang tanaman jahe kamu yaitu adalah penyakit tanaman yang dapat merusak proses pertumbuhan dimana penyakit ini muncul akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat dan perawatan yang kurang maksimal serta dapat dipengaruhi juga oleh bibit yang tidak tahan atau lemah, maka dari itu akan dibahas beberapa penyakit pada tanaman jahe, berikut adalah penyakit – penyakit tersebut :

  • Layu Bakteri – Penyakit ini disebabkan oleh bakteri solanacearum yang mana gejalanya dapat dilihat ketika rimpang membusuk dan bila dipotong akan keluar lender berwarna putih susu sampai kecoklatan, kemudian pada helai daun juga melipat hingga menggulung dan berubah warna, tunas batang akan membusuk dan tanaman akan mati.
    • Untuk menghindari penyakit ini pertama kamu harus dapat memilih bibit jahe yang sehat dan tahan terhadap serangan penyakit, kemudian kamu dapat memberikan fungisida dihane M-45 (0,25%) dan bavistin (0,25%), pastikan juga tanaman yang terkontaminasi langsung dicabut dan dibuang jauh dari tanaman lainnya, hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran.
  • Busuk Rimpang – ketika kamu melihat bagian bawah berubah menjadi warna kuning, layu dan kemudian mati juga terlihat pada rimpang membusuk maka itu adalah gejala atas seangan jamur Fusarium Oxysporum f.sp Zingiberi.
    • Untuk cara penendaliannya cukup mudah sebenarnya, yaitu dengan cara penerapan pola tanam yang baik, dengan pemilihan bibit yang unggul serta dengan penggunaan fungisida
  • Bercak Daun – nah penyakit terakhir yang dibahas pada artikel ini adalah bercak daun dengan gejala munculnya noda abu – abu daun berukuran 3 – 5 mm yang kemudian menjadi hitam, kemudian pinggir daun terelihat membusuk dan basah yang pada akhirnya menyebabkan kematian pada tanaman, serangan tersebut disebabkan oleh cendawan cercospora atau dikenal phyllosticta.
    • Nah untuk cara pengendalian penyakit ini kamu hanya harus menerapkan pola tanam yang baik dan pemilihan bibit yang unggul

Oke mungkin cukup sekian pembahas mengenaicara pengendalian hama dan penyakit dari tanaman yang memiliki manfaat yang cukup tinggi bagi kehidupan sehari – hari kita, yaitu adalah tanaman jahe, semoga ilmu dan informasi yang saya berikan pada artikel ini dapat memberikan manfaat dan sesuai dengan harapan pembaca, terimakasih.

Updated: Februari 28, 2019 — 2:33 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Blog © 2018